Thursday, 16 June 2011

Cara Download Video dari Internet

Internet Download Manager
Seringkali kita merasa kesulitan ketika akan mengunduh (download) video dari internet. Tips-tips berikut akan memudahkan kita saat kita akan men-download video dari internet.
  1. install sofware internet download manager (IDM). Jika belum punya, unduh di sini.
  2. cara install (yang belum bisa) : tinggal double klick, kemudian ikuti petunjuk selanjutnya.
  3. Untuk mengaktifkan (sudah diinstal), restart firefox.
  4. klik video yang akan didownload.
  5. pilihan Download This Video akan muncul.
  6. silakan mencoba
Keunggulan menggunakan IDM:
PROSES DOWNLOAD LEBIH CEPAT.

Belajar Jurus Tunggal IPSI Melalui Video Animasi

Jurus Tunggal IPSI merupakan salah satu kategori yang sering dipertandingkan dalam kejuaraan Pencak Silat. Nah, untuk mempelajarinya kita bisa menggunakan berbagai macam trik. salah satu yang tergolong mudah adalah dengan melihat video animasi jurus tersebut.

video

Semoga dengan melihat video tersebut, rasa cinta kita terhadap budaya bangsa sendiri, khususnya Pencak Silat semakin tumbuh dan berkembang sesuai dengan catur prasetya nusantara.

Monday, 7 March 2011

Budaya Saling Memberi

Sebagai umat manusia, kita diwajibkan untuk saling menolong antarsesama. Saat kita mempunyai sesuatu yang berlebih, kita sedekahkan sebagian untuk orang lain. Sebaliknya, orang lain akan menolong saat kita kekurangan. Itu wajar karena manusia adalah makhluk sosial dimana mereka saling membutuhkan satu sama lain. Kita memang hidup untuk saling merepotkan.

Dalam kehidupan ini ada kalanya kita ada di atas, ada kalanya pula kita di bawah. Saat kita punya segalanya, kita sering lupa. Ada orang meminta sedekah di jalan, kita pura-pura tak melihat, kita tak ingat bahwa Allah Maha Melihat atas segala sesuatu. Walaupun di tempat yang paling tersembunyi pun Allah pasti melihat apa yang kita kerjakan. Maka jangan sia-siakan hidupmu, "bergunalah untuk orang lain walaupun hanya 1 pekerjaan setiap harinya". 


Kita orang Indonesia terkenal sebagai bangsa yang ramah-tamah karena budaya ketimurannya. Dalam hidup bertetangga, rasa kebersamaan sering kali muncul dan tak dapat dihindarkan sehingga mau tidak mau kita akan tetap saling membutuhkan satu sama lain. Sebagai hamba Allah manusia diwajibkan untuk bersedekah kepada manusia lain yang membutuhkan. Allah menyiapkan adzab yang sangat pedih bagi orang yang mampu tapi tidak mau mengeluarkan hartanya untuk sedekah. 

Rasulullah SAW bersabda:

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah saw. bersabda, "Barangsiapa memiliki emas dan perak, namun ia tidak menunaikan haknya (zakat), maka pada hari Kiamat, emas dan perak tersebut akan dijadikan lempengan-lempengan yang akan dipanaskan di neraka Jahannam (seakan-akan menjadi lempengan api). Kemudian lambung, dahi, dan pumggung orang tersebut akan diseterika dengan menggunakan lempengan-lempengan tersebut. Demikianlah secara berulang kali, emas dan perak akan dipanaskan dan diseterikakan kepadanya sepanjang hari, yang kadarnya berdasar perhitungan dunia selama 50.000 tahun, hingga permasalahnnya diputuskan di antara hamba-hamba, lain ia akan melihat jalannya, yakni ke surga, atau ke neraka." ( H.R. Muslim; Misykat).

Oleh karena itu, janganlah kita mencintai harta melebihi cinta kita pada Allah swt karena harta , anak, dan istri kita hanyalah titipan yang suatu saat akan diambil kembali. Semua yang kita punya kelak akan dimintai pertanggungjawabannya di akherat nanti.


Wednesday, 2 March 2011

Ada Apa dengan Sabung Ayam

Kedengaran agak aneh memang..

Bisa kita lihat sendiri akhir-akhir ini banyak penggrebegan yang dilakukan polisi terhadap para penjudi sabung ayam. Judi yang melibatkan ayam sebagai ajang aduan ini dianggap sangat meresahkan masyarakat oleh polisi. Akibatnya, para penjudi sabung ayam saat ini semakin menghilang. Menghilang disini maksudnya bukan sudah tidak ada lagi melainkan beraksi di tempat yang lebih sepi (hutan, gunung).

Coba kita bandingkan antara sabung ayam dengan tinju manusia. Jika kita perhatikan dengan seksama, keduanya tidak jauh berbeda. Dalam tinju jelas ada seabreg peraturan-peraturan. Mulai dari jumlah Ronde, lokasi pertarungan (ring tinju), luas ring tinju, official, wilayah point pukulan, daerah dilarang memukul (belakang kepala, bawah perut) , waktu istirahat , point tiap-tiap pukulan yang masuk, penentuan pemenang, perlengkapan keamanan, dll. Semua aturan itu dibuat untuk 'mengamankan' olahraga tinju.


Tapi tetap dalam pikiran saya seakan-akan tinju tak ada ubahnya dengan adu ayam. Apabila aturan-aturan itu dihilangkan, jadi adu ayam kan?

Jadi, bagaimana menurut kalain????

Friday, 25 February 2011

SMP Tema Muntilan Mengukir Prestasi

Setelah sekian lama, IPSI cabang Kabupaten Magelang kembali mengadakan POPDA Pencak Silat untuk tingkat pelajar. Event tersebut diselenggarakan selama 3 hari mulai dari tanggal 22-25 Februari 2010 di GOR Gemilang Kabupaten Magelang. Ada dua kategori yang dipertandingkan, yaitu kategori seni dan kategori tanding. Peserta meliputi siswa dari tingkat SD (seni), SMP & SMA (tanding).

Pada penyelenggaraan kali ini terlihat antusiasme yang besar dari sekolah-sekolah untuk mengirimkan atletnya mengikuti POPDA tersebut. Peserta didominasi oleh pelajar SMP dimana tercatat lebih dari 100 atlet yang telah terdaftar. SMP Terpadu Ma'arif Muntilan merupakan salah satu sekolah yang mengirimkan atletnya pada kejuaraan tersebut.

Di bawah kepelatihan Bapak Agung Sukoyo dari KPS Nusantara, SMP Tema hanya mengirimkan 7 atlet karena melihat kesaipan anak-anak yang terlihat masih kurang. Mereka adalah Devi, Bachri, Faiz, Gilang , Atun, Nurul, dan Pawid. Mereka bertanding di kelas yang berbeda. Ketujuh anak tersebut merasa sangat siap mengingat beberapa minggu sebelumnya telah mendapat TC (training centre) dari para senior.


Benar saja, kesiapan fisik dan mental benar-benar teruji. Pada babak penyisihan mereka langsung menggebrak dengan meloloskan 6 atlet ke babak selanjutnya, hanya satu yang tersingkir yaitu Nurul. Selanjutnya, kemenangan demi kemenangan terus didapat sampai akhirnya SMP Tema menempatkan 4 atlet sebagai finalis di kelas yang berbeda. Mereka adalah Devi (kelas D putri), Bachri (kelas F putra), Faiz (kelas D putra), dan Gilang (kelas J putra).

Persaingan sangat sengit di babak final karena setiap pesilat sama-sama ingin menjadi juara dan melaju ke tingkat Karisidenan. Semua pesilat terlihat bekerja keras untuk bisa lolos. Hasil akhir dari partai final yang dijalani atlet SMP Tema, 3 juara dan 1 kalah dengan skor tipis 2-3 yaitu Gilang.

Dengan demikian SMP Terpadu Ma'arif berhasil mengukir prestasi dengan meloloskan 3 siswanya mengikuti kejuaraan pencak silat tingkat Karisidenan Kedu mewakili Kabupaten Magelang.